“Kader partai di goda untuk pindah itu ujian loyalitas, menurut saya jika situasi normal dan tidak ada alasan yang kuat, serta situasi force major sebaiknya dihindari untuk pindah-pindah partai, opini publik bisa berbalik tonenya bisa negatif,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
“Perpindahan tanpa alasan jelas dapat dianggap sebagai aji mumpung dan menunjukkan lemahnya loyalitas politik,” tambahnya.
Ia menegaskan posisi Emil saat ini tergolong strategis di Demokrat karena menjabat Ketua DPD tingkat provinsi. Hingga kini, lanjutnya, belum terlihat alasan mendasar yang mendorong Emil untuk meninggalkan partai yang telah membesarkan karier politiknya.












