Cakrawalanews.co-Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan instruksi khusus kepada seluruh dinas terkait, pihak kecamatan, hingga pemerintah desa untuk mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan pasar takjil menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Langkah ini diambil guna memastikan tradisi tahunan tersebut berjalan dengan teratur tanpa mengesampingkan kenyamanan masyarakat. “Saya minta dinas terkait dan para camat membantu memfasilitasi pasar takjil, atur dengan baik supaya tertib, aman, dan nyaman, bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Selasa.
Bupati Ipuk menekankan bahwa pasar takjil bukan sekadar tradisi musiman, melainkan ruang ekonomi yang sangat krusial bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya, fasilitasi serta penataan dan pendampingan bagi para pelaku usaha harus dilakukan sejak awal agar manfaat ekonominya maksimal. Di wilayah kota sendiri, titik-titik keramaian seperti Pantai Marina Boom dan sepanjang Jalan Letjen Sutoyo diprediksi akan kembali menjadi pusat perputaran ekonomi warga selama bulan suci tersebut.
Selain aspek penataan tempat, faktor kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian utama. Bupati Ipuk meminta Dinas Kesehatan bersama jajaran puskesmas untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan keamanan produk yang dijajakan. “Tolong untuk Dinas Kesehatan bersama puskesmas aktif mendampingi, pastikan higienitasnya terjaga supaya masyarakat tenang saat membeli takjil,” tegasnya. Beliau juga mendorong Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) untuk melakukan pemeriksaan berkala sekaligus memberikan edukasi sederhana mengenai pengolahan pangan yang sehat kepada pedagang. “Petugas Dinas Kesehatan bisa mendatangi pedagangnya dan beri arahan cara pengolahan yang bersih dan aman,” tambahnya.
Melalui koordinasi yang matang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap pasar takjil dapat menjadi penopang ekonomi daerah di mana para pedagang kecil mampu meningkatkan pendapatan mereka demi memenuhi kebutuhan keluarga. Sebagai bentuk komitmen, Bupati Ipuk memastikan bahwa setiap desa dan kelurahan memiliki ruang untuk merayakan geliat ekonomi ini. “Pemerintah daerah akan memastikan setiap desa dan kelurahan dapat menggelar pasar takjil sesuai kondisi masing-masing wilayah,” pungkasnya. ( wa/ar)












