Cakrawalanews.co-Sosial (Kemensos) RI mengambil langkah konkret dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Probolinggo melalui agenda sarasehan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota Probolinggo.
Langkah strategis ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pengentasan kemiskinan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, Staf Khusus Menteri Sosial RI, Abd. Malik Haramain, menegaskan bahwa percepatan ini memerlukan integrasi program yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Beberapa agenda prioritas yang menjadi fokus utama meliputi pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, serta optimalisasi penyaluran bantuan sosial.
Penyaluran bantuan ini kini berbasis pada pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan setiap intervensi sosial tepat sasaran dan memiliki dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, menekankan pentingnya transisi dari sekadar bantuan stimulan menuju kemandirian ekonomi.
Ia mendorong percepatan survei lokasi pembangunan Sekolah Rakyat serta penguatan program pemberdayaan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial yang bersifat sementara. Menurutnya, pemberdayaan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan sehingga masyarakat mampu berdiri di atas kaki sendiri secara finansial.
Di sisi lain, aspek akurasi data juga menjadi sorotan penting dalam koordinasi ini. Para pendamping sosial di lapangan memberikan masukan terkait perlunya sinkronisasi lebih lanjut antara data input dengan hasil verifikasi lapangan pada sistem DTSEN.
Dengan memperbaiki validitas data dan mempererat sinergi lintas sektor, Kemensos optimistis target nasional dalam menghapus kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui kebijakan yang saling melengkapi antara pusat dan daerah.( wa/ar)



