Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala PendidikanPeristiwa

Sekolah Berbasis Teknologi Hijau, Pertamina Pasang Panel Surya 6.000 Watt di SMPN 2 Jenu

×

Sekolah Berbasis Teknologi Hijau, Pertamina Pasang Panel Surya 6.000 Watt di SMPN 2 Jenu

Sebarkan artikel ini
Sekolah Berbasis Teknologi Hijau, Pertamina
Sekolah Berbasis Teknologi Hijau, Pertamina

Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Tuban resmi meluncurkan Program Sekolah Energi Berdikari di SMP Negeri 2 Jenu, Kabupaten Tuban. Langkah strategis ini bertujuan mendukung pendidikan berkelanjutan sekaligus meningkatkan literasi energi bersih bagi generasi muda sejak dini. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membentuk generasi yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS), program ini mengedepankan pembelajaran berbasis praktik yang konkret. Beberapa fasilitas teknologi hijau telah diintegrasikan di lingkungan sekolah, seperti pemasangan panel surya berkapasitas 6.000 Watt, penyediaan tempat sampah berbasis Internet of Things (IoT), hingga pengembangan sistem akuaponik. Seluruh infrastruktur tersebut kini menjadi laboratorium hidup bagi para siswa untuk mendalami teknologi ramah lingkungan secara langsung.

Sebagai puncak inisiatif, Pertamina FT Tuban turut menyelenggarakan Expo Proyek STEM yang memamerkan berbagai inovasi teknologi sederhana karya siswa. Pameran ini menarik perhatian Guru Besar Fakultas Teknik UNS, Agus Purwanto, yang hadir sebagai bentuk dukungan akademisi terhadap pendidikan berbasis riset. Fuel Terminal Manager Tuban, Rahmad Febriadi, menyatakan bahwa sekolah harus menjadi ruang tumbuh bagi para inovator muda yang siap menghadapi transisi energi di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Jovita Ridhani selaku perwakilan UNS menilai Expo Proyek STEM ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal isu green jobs. Keberhasilan kolaborasi ini juga diakui oleh Kepala UPT SMPN 2 Jenu, Edi Purnomo, yang merasa bangga karena karya siswanya kini bertransformasi menjadi inovasi yang bermakna. Ia berharap sinergi antara dunia industri dan pendidikan ini terus berlanjut agar ide-ide kreatif siswa dapat berkembang menjadi solusi nyata bagi masyarakat luas. ( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *