Cakrawalanews.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa dukungan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi faktor kunci dalam mendorong pemerataan ekonomi di wilayahnya.
Menurut Khofifah, peran Bank Jatim melampaui sekadar penyaluran kredit, melainkan juga memastikan para pelaku usaha mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar luas.
Melalui integrasi antara akses pembiayaan dan pendampingan yang intensif, Bank Jatim telah menjadi pengungkit bagi UMKM untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka.
Salah satu bukti nyata keberhasilan pola pembinaan ini adalah keterlibatan aktif UMKM binaan dalam berbagai Misi Dagang. Para pelaku usaha yang terpilih bukan sekadar tampil untuk pameran, melainkan telah melalui proses kurasi sehingga siap secara kualitas, kapasitas produksi, maupun kesiapan pasar.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri terus berkomitmen memperkuat ekosistem ini melalui berbagai program fasilitasi pemasaran dan penguatan mutu produk, baik secara luring maupun digital.
Sinergi antara kebijakan pemerintah dan dukungan perbankan diharapkan dapat terus memperluas akses pasar bagi para pelaku industri kecil menengah di Jawa Timur.
Optimisme serupa disampaikan oleh Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo. Ia menyatakan target besar perusahaan untuk menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor satu di Indonesia pada tahun 2030.
Target tersebut mencakup keunggulan di seluruh parameter kinerja, mulai dari pengelolaan dana pihak ketiga, penyaluran kredit yang berkualitas, pertumbuhan laba, hingga penguatan total aset secara nasional.( wa/ar)



