Cakrawalanews.co- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong para nelayan setempat untuk mulai merambah sektor hilirisasi guna meningkatkan taraf ekonomi keluarga
Langkah ini bertujuan agar nelayan tidak hanya bergantung pada penjualan ikan mentah, tetapi juga mampu mengolah hasil tangkapan menjadi produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa pengolahan ikan menjadi produk seperti abon atau kerupuk merupakan solusi strategis agar nelayan tetap memiliki penghasilan, terutama saat kondisi cuaca buruk yang menghalangi mereka untuk melaut.
Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang gencar mendorong program hilirisasi di berbagai sektor. Sebagai bentuk dukungan nyata, Ipuk telah menginstruksikan Dinas Perikanan untuk menggelar berbagai pelatihan keterampilan bagi keluarga nelayan.
Selain mendorong hilirisasi, Pemkab Banyuwangi juga menyalurkan bantuan sarana prasarana saat meninjau Pantai Indah Kedunen, Desa Bomo. Bantuan tersebut meliputi 12 unit mesin kapal berbahan bakar bensin untuk kelompok nelayan di wilayah Blimbingsari, Banyuwangi, dan Wongsorejo. Selain itu, sebanyak 10 unit jaring dan 50 jaket pelampung turut dibagikan kepada tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB).
Bupati Ipuk berharap bantuan mesin ini dapat memperluas daya jangkau nelayan sehingga proses penangkapan ikan menjadi lebih cepat dan efisien. Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya penggunaan jaket pelampung bagi keselamatan para nelayan kapal tradisional saat bekerja di tengah laut.( wa/ar)












