“Secara umum 1 tahun ini ya baguslah masih sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kita semua,” kata Arif Fathoni saat menjadi narasumber dalam FGD yang digelar oleh Forum Wartawan Surabaya dengan Tajuk “Satu Tahun Periode Ke dua Kepemimpinan Eri-Armuji, Apa Kabar Surabaya?” pada Kamis (05/02/2026),
Meski demikian, ia menilai gaya kepemimpinan Eri Cahyadi yang teknis dan detail belum sepenuhnya bisa diterjemahkan oleh seluruh jajaran birokrasi di Pemkot Surabaya. Menurutnya, hal itu berdampak pada pelaksanaan program yang kerap berjalan lambat.
“Gaya kepemimpinan Mas Wali ini benar-benar teknokratik banget gitu. Dalam perencanaan itu detail,” ujarnya.
Politisi Golkar Jawa Timur ini menyebut, masih ada birokrat yang belum memahami secara utuh arah dan kehendak wali kota, khususnya untuk urusan yang membutuhkan koordinasi lintas OPD.
“Pandangan saya masih ada beberapa birokrat di lingkungan pemerintah Kota Surabaya ini belum bisa memahami apa yang dikehendaki Walikota sebagai pemimpin publik ini ee dengan baik gitu. Sehingga seringkali gerakannya lambat. khususnya yang menyangkut lintas OPD,” tegasnya.
Ia menambahkan, ketika wali kota memberikan penugasan yang berkaitan langsung dengan urusan masyarakat, proses koordinasi lintas OPD sering memakan waktu lama.












