Lingga menjelaskan, pemeriksaan terhadap sembilan pejabat Pemkot Surabaya tersebut dilakukan untuk menemukan benang merah pada kasus tersebut. Dimana kesembilan pejabat diperiksa dengan pertanyaan yang berbeda-beda.
“ Mereka kami mintai keterangan sesuai dengan bidangnya masing-masing, terkait verifikasi maupun administrasi tentang penyaluran dana hibah ini,” jelas Lingga.
Selain memeriksa para pejabat Pemkot Surabaya, lanjut Lingga, pihaknya juga telah meminta keterangan dari beberapa toko terkait pembejaan barang-barang jasmas, diantaranya Sound Sytem, kursi, terop dan meja.
“ Rata-rata berada di Surabaya,” lanjut Lingga.



