EditorialHeadlineIndeks

Mengapa Pencegahan Curanmor Jarang Masuk APBD?

×

Mengapa Pencegahan Curanmor Jarang Masuk APBD?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Ilustrasi

Wacana kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan kepolisian seharusnya dibaca sebagai momentum untuk keluar dari pola lama yang reaktif.

Namun, publik tentu menunggu lebih dari sekadar niat baik. Tanpa payung anggaran yang jelas, inovasi akan selalu bergantung pada inisiatif personal dan momentum kasus.

Curanmor bukan hanya tentang kriminalitas. Ia adalah cermin tentang bagaimana negara memilih hadir sebelum atau sesudah kejahatan terjadi. Selama pencegahan masih diperlakukan sebagai urusan tambahan, bukan kebijakan utama, APBD akan terus datang terlambat yakni pada diskursus setelah motor hilang, bukan sebelum dicuri.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *