Cakrawalanews.co ‘Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan kepada seluruh maskapai penerbangan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini sangat berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang yang dapat mengganggu kelancaran operasional di udara.
Taufiq menekankan pentingnya bagi maskapai untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebagai acuan utama dalam proses lepas landas maupun pendaratan. Selain itu, koordinasi yang intensif antara maskapai, otoritas bandara, dan pengatur lalu lintas udara menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko kecelakaan akibat cuaca buruk yang sulit diprediksi secara instan.
Dalam keterangannya pada Rabu (21/1/2026), Taufiq menegaskan bahwa aspek keselamatan penumpang harus selalu diprioritaskan di atas segalanya. Oleh karena itu, pihak maskapai diminta tidak ragu untuk melakukan penyesuaian jadwal atau bahkan menunda penerbangan jika kondisi cuaca dinilai tidak aman bagi operasional pesawat.
Tidak hanya bagi penyedia layanan penerbangan, masyarakat dan calon penumpang juga diharapkan lebih proaktif dalam memperbarui informasi perjalanan mereka.
BMKG Juanda berkomitmen untuk terus memantau pergerakan cuaca secara intensif dan menyediakan data akurat demi menjamin keselamatan serta kenyamanan mobilitas udara di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.( wa/ar)



