Berita UtamaCakrawala BirokrasiCakrawala DaerahCakrawala EkonomiPeristiwa

Rekor Sejarah PAD Jember Tembus Rp1 Triliun Tanpa Bebani Rakyat

×

Rekor Sejarah PAD Jember Tembus Rp1 Triliun Tanpa Bebani Rakyat

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember, Muhammad Fawait
Bupati Jember, Muhammad Fawait

Cakrawalanews.co-Jember mencatatkan sejarah baru dalam pencapaian fiskal pada tahun 2025. Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengumumkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten tersebut berhasil menembus angka Rp1,024 triliun.

Pencapaian ini menjadi momen monumental karena untuk pertama kalinya Jember mampu melampaui ambang batas satu triliun rupiah, mengalami lonjakan signifikan sebesar 32,36 persen dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berada di kisaran Rp774 miliar.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember pada hari Selasa, pria yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa kenaikan pendapatan yang fantastis tersebut tidak dilakukan dengan cara menaikkan beban pajak kepada masyarakat.

Sebaliknya, pemerintah daerah justru menerapkan kebijakan relaksasi fiskal di berbagai sektor kunci. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah menurunkan sejumlah pungutan, seperti retribusi pasar tradisional, sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil atau “wong cilik” sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Fawait menjelaskan bahwa sektor informal dan pedagang pasar tradisional merupakan pilar utama pertahanan ekonomi nasional yang telah teruji dalam berbagai krisis besar.

Oleh karena itu, Pemkab Jember lebih memilih strategi penguatan sektor informal melalui program-program inovatif seperti “gerobak cinta”, “mlijo cinta”, hingga pengembangan kawasan kuliner jalanan (street food).

Fokus utama pembangunan saat ini adalah memastikan pemerataan ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok desa dan para pelaku usaha kecil yang selama ini kerap terabaikan.

Keberhasilan menembus angka Rp1 triliun ini disebut sebagai prestasi kolektif seluruh elemen di Kabupaten Jember. Dengan filosofi melindungi yang kecil dan mengayomi yang besar, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas ekonomi tanpa harus mengorbankan daya beli masyarakat melalui kenaikan pajak.

Melalui sinergi ini, Jember diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan positif sekaligus menciptakan keadilan sosial dalam pembangunan daerah.( wa/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *