Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini menyampaikan bahwa khatmil Al-Qur’an merupakan ikhtiar batin agar perjalanan satu tahun ke depan senantiasa berada dalam tuntunan nilai-nilai ilahi.
Sementara santunan anak yatim menjadi pengingat tentang amanah sosial yang tidak boleh terlepas dari setiap bentuk kekuasaan dan jabatan.
“Awal tahun adalah saat yang tepat untuk bermuhasabah. Kita menguatkan hubungan dengan Allah SWT, sekaligus mengingat bahwa keberkahan hidup dan kepemimpinan lahir dari kepedulian kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.
Pimpinan DPRD Kota Surabaya tersebut menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan keadilan sosial dijaga.













