Cakrawalanews.co-Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh insan media untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyebarkan energi positif terkait penanganan bencana di berbagai daerah terdampak.
Teddy menekankan bahwa narasi yang membangun sangat krusial agar proses pemulihan di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Ia berharap media dapat membantu menghibur warga serta menumbuhkan optimisme dan senyum di tengah situasi sulit, alih-alih memperumit keadaan dengan narasi yang mendiskreditkan upaya petugas.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan masyarakat dipastikan telah bekerja keras sejak hari pertama bencana terjadi. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah berulang kali terjun langsung ke lokasi terdampak, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat, guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Salah satu bukti respons cepat pemerintah adalah pembangunan jembatan darurat yang berhasil diselesaikan hanya dalam waktu satu minggu setelah menerima masukan dari lapangan.
Teddy menjelaskan bahwa meskipun bencana melanda tiga provinsi, penanganan yang dilakukan bersifat nasional dengan mobilisasi besar-besaran. Lebih dari 50 ribu personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, hingga relawan telah dikerahkan untuk membantu warga.. Presiden bahkan memimpin langsung rapat koordinasi di Banda Aceh dengan menghadirkan 15 menteri guna meninjau daerah yang akses daratnya sempat terputus, seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Meski mengakui penanganan belum sepenuhnya sempurna, Teddy meminta semua pihak yang memiliki pengaruh untuk menggunakan suaranya secara bijak. Ia mengimbau agar tidak ada penggiringan opini yang seolah
-olah menunjukkan pemerintah tidak bekerja. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk saling menjaga dan mendukung demi kepentingan masyarakat luas, bukan justru memperkeruh suasana dengan pernyataan yang tidak produktif.












