Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kendala utama dalam pemulihan jaringan listrik adalah akses jalan yang sulit dilalui, tiang-tiang listrik yang roboh, dan beberapa desa yang masih terendam banjir.
”Jika listrik dipaksakan dialirkan ke area yang masih terendam, itu berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujar Bahlil pada Senin (15/12/2025).
Secara teknis, Bahlil menyebutkan bahwa saat ini kapasitas pembangkit di Banda Aceh sekitar 110 Megawatt (MW) dengan rata-rata beban 66 MW, meski sebagian pasokan masih didukung oleh genset.
”Jaringan induk yang telah terpasang kini mencapai sekitar 80–90 persen, dan diperkirakan dalam beberapa minggu semua akan kembali normal. Jika ini terjadi, aliran listrik dari Arun dan Bireuen akan bisa masuk secara normal,” tambahnya.
Kondisi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Laporan Tim ESDM Siaga Bencana juga mencakup wilayah lain:
Sumatera Utara: Dari 554.048 pelanggan terdampak, 543.346 telah menyala kembali. Pemadaman masih terjadi di 10 desa di tiga kabupaten akibat hujan deras, longsor, dan jalan putus, yakni Tapanuli Tengah (5 desa), Tapanuli Utara (4 desa), dan Tapanuli Selatan (1 desa).



