Diakhir sambutannya, Menperin memberikan apresiasi kepada Bupati Blitar yang memberi kemudahan berinvestasi bagi investor. Jika seluruh Kepala Daerah seperti Bupati Blitar, maka Indonesia akan cepat maju dengan masyarakatnya yang sejahtera dan makmur.
Ditempat yang sama, Edgar Collins, CEO Australia Dairy Group menyampaikan, dengan beroperasinya peternakan yang kedua ini akan terjadi peningkatan produksi susu segar dalam negeri secara signifikan serta memperkokoh posisi Greenfields sebagai produsen susu segar nomor satu di Indonesia. Juga ingin memperkenalkan praktik peternakan sapi perah modern sebagai model untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas dari susu segar dalam negeri.
Seperti diketahui, peternakan Greenfields yang kedua di Wlingi ini merupakan perluasan dari peternakan Greenfields yang pertama di Babadan, Malang. Ini dapat menampung lebih dari 10 ribu ekor sapi perah di lahan seluas 172 hektare. Pada akhir 2020 nanti, peternakan ini mencapai kapasitas maksimum dengan 10 ribu sapi perah yang menghasilkan hampir sejumlah 50 juta liter susu segar setiap tahunnya.
Sejak Tahun 2000 Greenfields telah menjadi eksportir besar produk susu segar dari Indonesia. Saat ini sekitar 20% produksinya diekspor ke negara-negara seprti Hongkong, Singapura, Malaysia, Brunei, Fillipina, Myanmar dan Kamboja.












