
Surabaya, cakrawalanews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya mendapat protes keras dari Tim Pemenangan Eri Cahyadi dan Armuji terkait polemik bakal pasangan calon (bapaslon) tertentu yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.
Dalam rapat persiapan penetapan paslon di KPU Surabaya, Selasa malam (22/09), anggota Tim Pemenangan Eri-Armuji, Purwadi, mencatat ada dua kejanggalan serius dalam tahapan yang dijalankan KPU Surabaya terkait status Covid-19 salah satu paslon.
”Dua kejanggalan ini saling berkaitan, dan sangat membahayakan publik. Kami sudah menyatakan keberatan dan meminta penundaan penetapan serta pengundian nomor urut sampai ada kejelasan status Covid-19 calon tertentu,” tegas Purwadi.
Berita Lainnya : Jubir Tim Pemenangan Paslon Eri Armuji Kembali Desak KPU Surabaya lebih Transparan. Ini Penyebabnya












