Manajemen PDTS KBS Larang Staff Humas Potret Kandang Satwa

oleh -6 Dilihat

kbssurabaya, cakrawalanews.co – Sikap Arogansi dari manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang surabaya (KBS) kembali diperagakan. Kali ini yang mendapat tindakan arogansi tersebut adalah staff Humas Pemkot Surabaya.

Tindakan arogansi tersebut berupa menghalangi tugas dua orang pegawai Humas Pemkot Surabaya yang bernama Suyadi dan FX Ratno, Senin (3/10) saat mendapat tugas dokumentasikan kandang dan satwa yang ada di KBS Surabaya.

Ironisnya tugas dokumentasi tersebut perintah langsung dari Walikota Surabaya.

” Saat kita mau masuk KBS kita dilarang oleh kepala keamanan, padahal saya sudah bilang dari Humas Pemkot Surabaya. Tapi tetap dilarang, katanya harus menggunakan surat tugas resmi, karena itu perintah langsung dari Dirut,” terang Ratno, Senin (3/10).

Lanjut Ratno, pihaknya kalau mau masuk harus bikin surat resmi, saat akan pulang, kita dipanggil lagi sama kepala keamanan, katanya dirutnya sudah datang, tapi dia (Aschta) tetap tidak mau nemui, terpaksa kita pulang.

Diwaktu bersamaan Kabag Humas Pemkot Surabaya M.Fikser menyayangkan atas tindakan arogansi tersebut, padahal mereka mengambil gambar kandang dan satwa atas perintah walikota untuk dokumentasi.

” Saya barusan tau soal itu. Dari laporan pak Edi, tidak seharusnya mereka (pihak KBS) berbuat seperti itu, karena itu tugas dari bu wali langsung, “tegasnya, Senin (3/10).

Lanjut Fikser,” Mungkin ini juga salah saya, karena belum kordinasi dengan mereka (red-KBS) sebelumnya, coba nanti saya takordinasi dengan bu Aschta.”tandanya.

Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan, perihal penolakan dua staff humas Pemkot Surabaya, Plt. Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) Aschta Nita Boestani Tajudin mengatakan untuk menghindari tamu yang mengatasnamakan instansi penting.

“Kami sering mendapatkan tamu dengan mengatas nama instansi atau nama-nama penting,oleh karenanya kami selalu meminta surat tugas sehingga akan terklarifikasi,” jawabnya.

Pihak KBS pun mengatakan telah melakukan komunikasi dengan Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser dan dua staff  Humas akan kembali untuk mengambil foto.(hadi/cn02)