
Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan bakal memindahkan warga yang terdampak pwmbangunan depo trem ke rusun.
Namun, pihaknya masih belum bisa menentukan rusun mana yang akan dijadikan tempat untuk menampung warga terdampak.
” Kita akan menyediakan rusun untuk warga terdampak, untuk rusunnya kita masih menunggu pendataan terlebih dahulu. ” ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada media saat diruang kerja jumat (20/10/2017).
Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Camelia Habibah, Selasa (17/10), mengungkapkan, isi perjanjian kerjasama antara Pemkot Surabaya, PT KAI dan Kementrian Perhubungan dalam merealisasikan Angkutan Massal Cepat, Trem adalah pemerintah kota sebagai penyedia lahan, pembangunan menggunakan dana APBD dan operasional berada di kewenangan PT KAI.
Namun, karena sebagian lahan yang akan dimanfaatkan sebagai Depo Trem ditempat warga.
Maka, pemerintah pusat meminta pemerintah kota untuk menertibkannya.
“Ini dilematis, karena pemkot tak bisa menertibkannya,” terangnya.



