cakrawalanews.co – Di balik kulitnya yang merah muda dan dagingnya yang putih berair, leci menyimpan sejarah panjang dan kaya yang telah memikat manusia selama berabad-abad. Buah tropis yang lezat ini, dengan rasa manisnya yang khas dan aroma harumnya yang menggoda, telah menjadi bagian penting dari budaya dan tradisi di berbagai belahan dunia.
Asal Usul yang Berkabut: Dari Tiongkok Kuno ke Dunia
Sejarah leci tertanam dalam budaya Tiongkok Kuno, di mana buah ini telah dibudidayakan selama lebih dari 2.000 tahun. Naskah kuno Tiongkok memuat referensi tentang leci sejak abad ke-2 SM, menggambarkannya sebagai buah istimewa yang dinikmati oleh para kaisar dan bangsawan.
Perjalanan Leci ke Berbagai Penjuru: Menyebarkan Rasa Manis
Dari Tiongkok, leci memulai perjalanannya ke berbagai penjuru Asia Tenggara, dibawa oleh para pedagang dan penjelajah. Buah ini pertama kali diperkenalkan ke Vietnam pada abad ke-10, kemudian menyebar ke Thailand, Malaysia, dan Filipina. Leci juga dibawa ke India dan Afrika Selatan, di mana popularitasnya terus berkembang.
Kedatangan Leci di Nusantara: Manjakan Lidah Para Leluhur












