Cakrawalanews.co – Baru-baru ini, sebuah informasi yang menyebutkan bahwa konsumsi telur dadar dapat memicu diabetes dan kanker beredar di masyarakat. Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi para pecinta telur dadar.
Namun, benarkah informasi tersebut? Mari kita telusuri fakta dan mitos di baliknya.
Mitos:
Telur dadar tinggi kolesterol, sehingga dapat meningkatkan risiko diabetes dan kanker.
Fakta:
Telur memang mengandung kolesterol, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur tidak secara signifikan meningkatkan risiko diabetes dan kanker.
Kolesterol dalam telur tidak seberbahaya yang dibayangkan. Justru, telur mengandung banyak nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.
American Heart Association (AHA) merekomendasikan konsumsi satu telur per hari untuk orang dewasa yang sehat.
Mitos:
Memasak telur dengan cara digoreng, seperti telur dadar, menghasilkan senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker.












