Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan melakukan beberapa antispasi terkait kelangkaan garam yang akhir-akhir ini terjadi di surabaya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Joestamadji mengatakan, dirinya akan melakukan beberapa antispasi dengan mengajak koperasi di daerah surabaya untuk menjadikan gudang yang ada di daerah pakal sebagai tempat penghasil garam yang dapat langsung dikemas oleh pelaku koperasi.
“Melalui hasil 70 ribu ton garam yang ada, kami ingin adanya peningkatan untuk tidak lagi memproduksi garam krosok melainkan menghasilkan garam konsumsi yang langsung dikemas oleh pelaku koperasi di sana,” terang Joestamadji saat menggelar jumpa pers di kantor Humas surabaya, Jum’at (28/07).
Dirinya juga menuturkan, pihaknya akan terus meningkatkan produksi dan mempercepat proses pembuatan garam dengan menggandeng kelompok Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) Kota Surabaya.












