” Semua menggunakan teknologi geoiskolator,” terang Joestamadji.
Di sisi lain, Joestamadji juga menegaskan isu garam yang dicampur tawas di beberapa daerah tidak benar.
“Hasil tes dan uji lab yang dilakukan BPPOM dan Dinas Kesehatan menyatakan bahwa hasilnya negatif,” imbuhnya.(hdi/cn02)












