Cakrawala EkonomiCakrawala NasionalCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Cara Pemkot Mengantisipasi Kelangkaan Garam di Surabaya

×

Cara Pemkot Mengantisipasi Kelangkaan Garam di Surabaya

Sebarkan artikel ini

“Sebenarnya, bulan Juli kemarin kita sudah melakukan start ditambah pantauan BMKG yang mengatakan kondisi cuaca memasuki bulan kemarau, namun ternyata diluar dugaan, Surabaya diguyur hujan selama 2 hari, akibatnya petani garam gagal panen,” imbuhnya.

Joestamadji atau yang akrab disapa Joes menambahkan, langkanya produksi garam di surabaya dipengaruhi beberapa faktor seperti kualitas air laut, intensitas matahari dan musim hujan yang panjang. Akibatnya, harga garam di pasar ikut melambung tinggi.

“Harga garam yang biasanya 300 rupiah kini menjadi 3.500 per kg gram, lalu harga garam per sak yang dulunya 50 ribu kini menjadi 180 ribu,” ungkap Joestamadji.

Sementara itu untuk jumlah petani dan luas lahan petani di surabaya selam tahun 2016 terbagi atas 3 kecamatan masing-masing di kecamatan Benowo dengan jumlah petani sebanyak 79 orang dan luas lahan 330.87 hektar, lalu kecamatan Pakal dengan 41 petani dan luas lahan 267.28 serta kecamatan Asemrowo dengan jumlah 4 petani dan luas lahan 25,5 hektar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *