Jakarta, Cakrawalanews.co – Dinilai berprestasi dalam menekan angka kemiskinannya, Pemerintah Kabupaten Tegal meraih penghargaan Indeks Kelola 2019 dari Katadata Insight Center (KIC) untuk kategori Outcome Terbaik Bidang Kesejahteraan. Inovasi program yang didukung anggaran yang berorientasi pada hasil berdampak signifikan pada penurunan angka kemiskinan penduduk Kabupaten Tegal dari 9,9 persen di tahun 2017 menjadi 7,94 persen di tahun 2018. Penghargaan ini diterima langsung Bupati Tegal Umi Azizah pada malam penganugerahan di Djakarta Theater XXI, Jakarta, Kamis (28/11) malam.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Syarifuddin dan 64 kepala daerah terpilih dari kabupaten dan kota di Indonesia yang dinilai berprestasi dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-nya. Syarifuddin yang hadir mewakili Mendagri menjelaskan secara sederhana tiga aspek tata kelola keuangan yang baik, yaitu APBD ditetapkan tepat waktu, kualitas belanja daerah dan hasil audit BPK.
Sementara Suahasil Nazara menyinggung rencana kenaikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 5 triliun menjadi Rp. 15 triliun di tahun 2020. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong perbaikan kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan. Suahasil menjelaskan jika terjadi penurunan angka kemiskinan secara signifikan pada sebuah daerah maka nilai daerah tersebut nilainya naik, termasuk jika pertumbuhan ekonominya lebih baik maka nilai daerahnya juga naik.












