
Jakarta,cakrawalanews.co – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Diektorat Jenderal Penyediaan Perumahan siap membantu proses relokasi rumah masyarakat di sekitar Bandar Udara Ewer di Kabupaten Asmat, Papua.
Untuk itu, Kementerian PUPR telah menyiapkan program bedah rumah dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asmat terkait lokasi relokasi rumah masyarakat yang terkena dampak pembangunan bandara tersebut.
“Kami siap membantu proses relokasi rumah masyarakat di Asmat yang terkena dampak pembangunan Bandara Ewer di Kabupaten Asmat, Papua,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat menerima audiensi Bupati Asmat, Elisa Kambu di Kementerian PUPR, Jakarta, Jum’at 20/9
Menurut Khalawi, pemerintah siap membantu pembangunan untuk masyarakat di Kabupaten Asmat. Sejumlah program perumahan seperti pembangunan rumah khusus dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah telah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu.
Terkait dengan program pembangunan fasilitas di Bandar Udara Ewer di Asmat, Papua, kata Khalawi, tentunya akan mendorong peningkatan ekonomi di daerah tersebut. Tentunya, relokasi rumah masyarakat yang terkena dampak perluasan dan pembangunan landasan menjadi salah satu pilihan Pemkab Asmat sehingga mereka masih memiliki tempat tinggal yang layak huni.
“Kami memiliki program BSPS atau bedah rumah yang dapat dimanfaatkan untuk proses relokasi warga. Program BSPS ini bisa berupa peningkatan kualitas rumah maupun pembangunan rumah baru untuk masyarakat,” tandasnya.



