Cakrawala NasionalIndeks

Survei: 45,3% Publik Tak Setuju Ibu Kota Pindah, Amien Rais: Itu Agenda China

×

Survei: 45,3% Publik Tak Setuju Ibu Kota Pindah, Amien Rais: Itu Agenda China

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Cakrawalanews.co – Lembaga survei Median merilis hasil polling terkait rencana pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Hasilnya, sebanyak 45,3% publik tidak setuju. Survei kepindahan ibu kota ini dilakukan pada 26-30 Agustus 2019 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. 1.000 responden diwawancarai secara tatap muka, sampel dibagi secara proporsional dan menggunakan metode multistage random sampling, margin of error survei ini adalah 3,09 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei ini 86,7 persen publik menyatakan tahu dengan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota, sementara yang menyatakan tidak tahu ada 13,3 persen. Survei ini juga menunjukkan sebanyak 45,3 persen publik tidak menyetujui ibu kota dipindah ke Kalimantan Timur.

“Di sini kita lihat walaupun selisih hampir 5 persen, mayoritas publik masih memilih tidak setuju. Publik tidak setuju ada 45,3 persen melawan yang setuju, yaitu 40,7 persen, dan yang menyatakan tidak tahu itu ada 14,0 persen. Tentunya pemerintah harus lebih memikirkan apa alasan-alasan ibu kota dipindah,” kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun di Warung Upnormal, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Dari rentang usia, usia publik yang kisarannya di bawah usia 20 tahun rata-rata menyatakan ketidaksetujuannya. Sebanyak 63,8 persen usia 20 menyatakan tidak setuju. Sementara rentang usia 60 tahun ke atas itu paling banyak menyatakan setuju, yaitu di angka 68,0 persen menyatakan setuju ibu kota dipindah.

“Kalau kita lihat di usia muda sebagian besar tidak setuju memindahkan ibu kota ke Kalimantan, ketimbang usia 40 tahun ke atas,” katanya.

Tak hanya itu, Rico juga membandingkan pemilih Jokowi-Ma’ruf dan pemilih Prabowo-Sandiaga terkait pemindahan ibu kota. Sebanyak 44,0 persen pendukung Jokowi-Ma’ruf menyatakan tidak setuju ibu kota dipindah. Sementara itu, 46,0 persen pemilih Prabowo-Sandi menyatakan tidak setuju dengan pemindahan ibu kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *