Surabaya, cakrawalanews.co – Soal penurunan tarif angkutan kota, rupanya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih memiliki pertimbangkan untuk mengeluarkan kebijakan menurunkan tarif angkutan kota, menyusul turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2016.
Risma mengatakan bahwa dirinya bakal melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan para pengemudi angkot dan pengelola angkot, sebelum mengeluarkan kebijakan soal tarif angkot.
“aku akan bicara dengan para pengemudi dan pengelola angkot dulu,” kata Tri Rismaharini
Menurutnya, untuk menurunkan tarif angkot itu sulit. Pasalnya, kondisi angkutan kota saat ini yang sepi penumpang. “Sekarang saja mereka sepi. Kalau turun tiga persen, turun berapa tarifnya,” katanya.












