
Jakarta, cakrawalapost.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan, total kerugian dan kerusakan yang terjadi selama bencana gempa di wilayah Lombok, Sumbawa, dan Bali mencapai Rp 7,7 triliun. Hal itu berdasarkan hasil hitung cepat BNPB.
“BNPB memperkirakan kerugian dengan hitung cepat sampai hari ini Rp 7,7 Triliun,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, seperti dikutip dari Liputan6, Selasa (21/8/2018).
Sutopo menyebut, hasil hitung cepat itu berdasarkan lima sektor yakni permukiman, infrastruktur, ekonomi prediksi, sosial, dan lintas sektor.












