AdvertorialDPRD Surabaya

Ketua DPRD Surabaya: Manifes KMP Virgo Transport 08 Harus Akurat, Jangan Ada Penumpang Terlewat

×

Ketua DPRD Surabaya: Manifes KMP Virgo Transport 08 Harus Akurat, Jangan Ada Penumpang Terlewat

Sebarkan artikel ini
Kaji Ipuk
Ketua DPRD Surabaya Syaifudin Zuhri atau akrab disapa Kaji Ipuk.

Surabaya, CakrawalaNews.co – Di tengah pencarian korban KMP Virgo Transport 08, ketepatan data manifes menjadi persoalan yang tak kalah penting.

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta seluruh data penumpang dan awak kapal diverifikasi agar operasi pencarian tidak keliru menentukan siapa yang masih harus ditemukan.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin itu dilaporkan membawa sekitar 243 penumpang.

Dalam situasi tersebut, kepastian jumlah orang yang berada di kapal menjadi dasar penting bagi Tim SAR gabungan untuk menghitung penumpang yang telah dievakuasi maupun yang masih dalam pencarian.

Syaifuddin Zuhri yang akrab disapa Kaji Ipuk mengatakan, verifikasi manifes tidak sekadar berkaitan dengan administrasi.

Data tersebut juga menjadi acuan komunikasi dengan keluarga penumpang yang masih menunggu kepastian kondisi kerabatnya.

“Makanya, kami berharap data manifes benar-benar diverifikasi sehingga menemukan angka yang akurat. Ini sangat penting sebab erat kaitannya dengan komunikasi dengan keluarga korban,” kata Syaifuddin, Senin, 14 September 2026.

Karena itu, ia meminta proses pencarian tetap menjadi prioritas.

Tim SAR gabungan diharapkan terus memaksimalkan operasi untuk menemukan penumpang yang belum diketahui keberadaannya.

“Ini sangat banyak sekali, kami sangat prihatin dan berharap Tim SAR bisa bekerja maksimal. Kita doakan sama-sama,” ujarnya.

Menurut Syaifuddin, ketelitian pencatatan penumpang oleh perusahaan angkutan laut juga menjadi bagian penting dalam keselamatan pelayaran.

Manifes seharusnya mencerminkan jumlah penumpang dan awak yang benar-benar berada di kapal saat berangkat.

“Ini tidak bisa dianggap enteng lantaran berkaitan dengan nyawa seseorang,” tegasnya.

Syaifuddin juga mengimbau keluarga yang memiliki kerabat dalam perjalanan KMP Virgo Transport 08 untuk mendatangi Pos Pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pemkot Surabaya diminta menyiagakan tim untuk membantu pendataan sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga.

Berdasarkan informasi yang diterima, hingga Minggu sore sekitar 153 penumpang telah berhasil dievakuasi dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes.

Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah armada SAR, di antaranya helikopter HR-3601, KN SAR Laksamana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala, serta KN Kunyit.

Syaifuddin mengapresiasi kerja cepat seluruh unsur SAR gabungan dalam penanganan kecelakaan tersebut.

Menurutnya, operasi penyelamatan yang dilakukan telah membantu mengevakuasi banyak penumpang.

“Kami sangat mengapresiasi kerja cepat Tim SAR gabungan sehingga banyak nyawa terselamatkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, KMP Virgo Transport 08 sendiri merupakan kapal yang tengah dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin sebelum mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.

Insiden tersebut membuat kapal tenggelam dan memicu operasi pencarian serta evakuasi terhadap ratusan penumpang dan awak yang berada di dalamnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *