Cakrawala EkonomiCakrawala SurabayaIndeksUMKM

Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas, Pemkot Surabaya Gelar Lomba SWK Berbasis Promosi Medsos

×

Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas, Pemkot Surabaya Gelar Lomba SWK Berbasis Promosi Medsos

Sebarkan artikel ini
Pemkot Surabaya akan menyelenggarakan lomba untuk para anggota SWK.
Pemkot Surabaya akan menyelenggarakan lomba untuk para anggota SWK.
Surabaya, CakrawalaNews.co | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong adaptasi teknologi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  Untuk memperluas jangkauan pasar di era digital, Pemkot Surabaya menyiapkan program lomba antar-Sentra Wisata Kuliner (SWK) dengan salah satu fokus utama pada kemampuan promosi melalui media sosial.
 
Langkah ini dirancang agar 52 SWK yang menaungi sekitar 1.155 pedagang aktif di Kota Surabaya tidak hanya unggul dalam hal kualitas makanan dan kebersihan, tetapi juga lihai memanfaatkan platform digital untuk menggaet pelanggan.
 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi sarana bagi pengelola dan pedagang SWK untuk meningkatkan standar pengelolaan secara menyeluruh, termasuk dalam strategi pemasaran modern.
 
“Jadi kita nanti insyaallah akan mengadakan lomba SWK. Lomba SWK itu, ada satu terkait dengan penataan lingkungannya. Kedua juga terkait dengan pengelolaan keuangannya. Dan yang ketiga nanti juga terkait dengan medsosnya. Jadi terkait dengan marketingnya itu yang kita lombakan,” ujar Eri.
 
Eri berharap, penilaian pada sektor media sosial dapat memicu para pedagang dan pengelola SWK untuk lebih kreatif memamerkan keunggulan kuliner mereka secara visual di internet. 
 
Pemasaran digital yang aktif diyakini mampu meningkatkan daya tarik wisatawan maupun warga lokal untuk berkunjung.
 
“Jadi harapannya itu nanti dengan lomba ini maka juga akan menata keuangan, menata kebersihan, sekaligus SWK ini bisa ramai dengan medsosnya. Harapan kita juga semakin berkembang SWK di Surabaya,” tuturnya.
 
Selain mendorong promosi digital, Pemkot Surabaya memastikan seluruh operasional SWK berjalan transparan dan profesional di bawah naungan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya. 
 
Pembenahan sistem ini sekaligus diterapkan guna mencegah munculnya praktik pungutan liar (pungli) yang dapat membebani pedagang.
 
“Saya sebelumnya menemukan pungli yang ada di tempatnya SWK. Jadi kita juga mengubah kegiatan ini agar tidak ada lagi pungli di SWK dan PKL yang ada di Surabaya,” tegasnya.
 
Melalui integrasi antara kebersihan lingkungan, akuntabilitas keuangan, kebebasan dari pungli, serta kemampuan pemasaran digital melalui medsos, Pemkot Surabaya optimistis SWK dapat tumbuh menjadi pusat kuliner yang modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *