Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala JatimPeristiwa

Khofifah Puji Sinergi  Nyekrup Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya dalam Mengawal PSN

×

Khofifah Puji Sinergi  Nyekrup Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya dalam Mengawal PSN

Sebarkan artikel ini
Sinergi  Pemprov Jatim dan Kodam v brawijaya
Sinergi  Pemprov Jatim dan Kodam v brawijaya

Cakrawalanews.co-  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi “nyekrup” yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya. Kolaborasi ini dinilai sangat krusial dalam mendukung serta menyukseskan berbagai Program Strategis Nasional (PSN) di wilayah Jawa Timur.

Dalam keterangannya di Surabaya pada Rabu, Khofifah menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari penguat efektivitas serta produktivitas kerja. “Sinergi dan kolaborasi itu menjadi bagian dari penguat efektivitas dan produktivitas kerja yang kita lakukan. Di Jawa Timur ini antara Pemprov dan Kodam V/Brawijaya sampai ke bawah, bupati/wali kota dengan para Dandim itu nyekrup,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut mencakup dukungan teknis di lapangan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Sinkronisasi data mengenai jaringan irigasi dan potensi lahan dilakukan secara intensif dengan jajaran Kodam V/Brawijaya sebelum dibawa ke kementerian terkait dan pemerintah daerah.

Khofifah mengungkapkan betapa pentingnya peran TNI dalam penyediaan data tersebut dengan mengatakan, “Kalau ada program nasional terkait ketahanan pangan, support data teknis irigasi justru kami dapat dari Pak Pangdam. Data itu yang saya bawa ke Pak Menteri. Lalu kami berbagi tugas dengan bupati/wali kota untuk memetakan dampaknya terhadap produktivitas daerah secara detail. Sampai se-detail-detailnya data itu kami dapat dari Pak Pangdam.”

Keberhasilan sinergi ini terlihat dari capaian Jawa Timur sebagai penyumbang beras terbesar nasional pada 2025 dengan total produksi padi mencapai 10,57 juta ton atau setara 6,10 juta ton beras. Selain sektor pangan, kerja sama ini juga menyasar perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan pembangunan jamban keluarga. Sejak 2019 hingga 2025, sebanyak 35.401 unit Rutilahu dan 2.062 jamban telah terealisasi, dengan target tambahan 1.700 unit Rutilahu dan 210 jamban pada tahun 2026.

Dukungan lintas sektor ini juga menyasar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang per 2 Maret 2026 telah menjangkau 8,56 juta penerima manfaat melalui 3.743 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menanggapi hal tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi dan sinergi guna memastikan setiap kebijakan pemerintah pusat dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran di lapangan.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *