Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala EkonomiCakrawala JatimPeristiwa

Bulog Kediri Salurkan 557 Ribu Liter MinyaKita Guna Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan

×

Bulog Kediri Salurkan 557 Ribu Liter MinyaKita Guna Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Bulog Kediri Salurkan 557 Ribu Liter MinyaKita
Bulog Kediri Salurkan 557 Ribu Liter MinyaKita

Cakrawalanews.co-Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, mencatat telah menyalurkan sebanyak 557.244 liter minyak goreng MinyaKita hingga awal Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat yang meningkat signifikan selama masa Ramadhan. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menjelaskan di Kediri pada Rabu, 4 Maret 2026, bahwa antusiasme pasar terhadap minyak goreng subsidi ini sangat baik, terutama karena harganya yang terjangkau bagi masyarakat luas.

Mengenai rincian penyalurannya, Harisun memaparkan bahwa distribusi dilakukan melalui berbagai kanal strategis untuk menjangkau masyarakat secara efektif. “Sampai 3 Maret 2026, kami telah menyalurkan MinyaKita sebanyak 557.244 liter. Untuk 124.380 liter ke pasar SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok), sebanyak 158.112 liter ke KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) dan sebanyak 274.752 liter di luar pasar seperti RPK (Rumah Pangan Kita), ritel modern dan sebagainya,” katanya. Penyaluran ini melibatkan 218 pengecer terdaftar yang tersebar di wilayah Kota Kediri, Kabupaten Kediri, hingga Kabupaten Nganjuk.

Untuk memperluas jangkauan, Bulog Kediri juga membuka kesempatan bagi pedagang maupun kios di pasar untuk menjual MinyaKita selama memenuhi persyaratan administrasi seperti kepemilikan NPWP dan NIB. Dalam hal ini, Bulog telah berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan di tiga daerah tersebut guna mendampingi para pedagang dalam pengurusan izin. Seluruh proses distribusi pun dipantau secara ketat melalui sistem SIMIRAH, di mana setiap pengecer wajib memiliki akun dan email agar pemesanan stok dapat diawasi secara transparan dan daring.

Terkait kondisi pasar saat ini, Harisun memastikan bahwa harga jual tetap mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter. Meskipun permintaan tinggi, ia mengonfirmasi bahwa harga di lapangan masih relatif stabil, namun tetap mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja. “Hingga saat ini harga MinyaKita di pasar cenderung stabil. Kami terus mengupayakan ketersediaan stok MinyaKita supaya harganya tetap stabil di masyarakat,” pungkasnya.( wa/Za)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *