Cakrawalanews.co – Pemerintah melalui Staf Khusus Wakil Presiden, Nico Harjanto, menyatakan telah mengaktifkan skema sekolah darurat untuk memastikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar bagi ribuan siswa di sejumlah wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Nico Harjanto, dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan anak-anak kehilangan akses pendidikan terlalu lama, meskipun total 2.798 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.
”Meskipun sekolah rusak, semangat belajar tidak boleh ikut runtuh,” ujar Nico, menjelaskan upaya cepat melalui program Emergency School Support.



