Upaya darurat yang dilakukan mencakup distribusi ruang kelas darurat, tenda sekolah, dan perlengkapan belajar ke wilayah yang paling parah terdampak. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan 126 tenda ruang kelas darurat serta 10.200 paket perlengkapan sekolah untuk tiga provinsi tersebut.
Nico menyebut penyediaan fasilitas ini sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga masa depan anak-anak di tengah krisis.
Selain penanganan jangka pendek, wilayah terdampak bencana juga telah dimasukkan dalam prioritas revitalisasi sekolah tahun 2026



