Respons Cepat Kemendikdasmen
Kemendikdasmen mengaktifkan skema darurat setelah 2.798 sekolah di Sumbar, Aceh, dan Sumut rusak. Prioritas utama adalah keberlanjutan pembelajaran dengan:
- Penyediaan tenda kelas.
- Penjadwalan yang fleksibel.
- Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang diserahkan sepenuhnya kepada daerah.
Kaji cepat Kemendikdasmen mencatat 208 ribu siswa dan 19 ribu guru terdampak. Bantuan tanggap darurat senilai total Rp21,1 miliar telah disalurkan.
Hingga 4 Desember 2025, sudah tersedia 10.000 paket perlengkapan sekolah dan 74 tenda darurat untuk distribusi. Proses pembelajaran dilakukan secara luring, daring, dan di kelas tenda, menggunakan sistem bergiliran di sekolah yang masih layak pakai. Untuk sekolah rusak berat, 25 tenda ruang belajar telah dipasang sebagai pengganti sementara.



