Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kuatnya koordinasi antarlembaga pemerintah dan penegak hukum berkontribusi signifikan terhadap naiknya investasi di Kota Pahlawan. Selama tidak ada ego sektoral, kata Fathoni, kebijakan keamanan berjalan lebih efektif dan berdampak pada iklim ekonomi.
“Sinergi antara Pemkot, TNI, Polri dan Kejaksaan yang baik selama ini membuat investasi di Surabaya naik dari tahun-tahun sebelumnya. Ini bisa dilakukan karena tidak ada ego sektoral antara instansi pemerintah di Kota Surabaya,” tuturnya.
Ia berharap pola sinergi tersebut terus dijaga demi memastikan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik investasi di Surabaya ke depan.



