Surabaya, CakrawalaNews.co Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas menyusul maraknya kasus pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang meningkat drastis dalam sebulan terakhir.
Untuk menekan angka kriminalitas ini, Pemkot akan memberikan bonus atau reward bagi warga yang aktif melaporkan aksi pencurian tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser, mengajak seluruh warga berpartisipasi aktif. Ia memastikan bahwa laporan yang valid akan diganjar hadiah dari Pemkot.
”Jika melihat aksi pencurian kabel PJU, silakan dilaporkan ke pemerintah kota. Laporan berupa video dapat disampaikan melalui aplikasi WargaKu atau media sosial resmi milik Pemkot Surabaya,” ujar Fikser, Jumat (28/11/2025).
Syarat untuk mendapatkan bonus adalah pelapor harus menyertakan rekaman video yang jelas yang memperlihatkan pelaku sedang beraksi.
Jika pelaku menggunakan kendaraan, nomor polisi kendaraan tersebut wajib terlihat dalam video. Laporan bisa dikirimkan melalui aplikasi WargaKu atau Instagram @dishubsurabaya dan @surabaya.
Fikser menambahkan, pencurian kabel PJU sangat membahayakan warga karena menyebabkan jalan menjadi gelap, yang secara langsung meningkatkan risiko kecelakaan dan tindakan kriminalitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Agung Karyadi, mengungkapkan bahwa sepanjang November 2025, tercatat sekitar 12 lokasi menjadi sasaran pencurian, dengan total kabel PJU yang hilang mencapai 1.800 meter dari 60 tiang PJU.
Lokasi-lokasi yang terdampak meliputi Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Panglima Sudirman sisi timur, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, hingga Jalan Urip Sumoharjo sisi barat.
Agung menduga para pelaku bekerja secara terorganisir dan sering menyamar sebagai petugas lapangan dengan mengenakan rompi, helm keselamatan, bahkan menggunakan mobil operasional.
”Mereka biasanya mematikan listrik PJU di malam hari dan berpura-pura melakukan perbaikan. Masyarakat percaya dan tidak curiga,” terang Agung. Modus operandi lainnya, para pelaku memilih waktu menjelang pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, ketika lampu PJU sudah padam dan aktivitas warga masih minim.
Pencurian dilakukan dengan masuk ke gorong-gorong atau pedestrian, lalu memotong kabel hingga menyebabkan pemadaman PJU jarak jauh.
Dishub Surabaya kini tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu para pelaku. “Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait ini, supaya pencurinya bisa segera tertangkap,” pungkas Agung. ( wa/had)












