Jembatan Masa Lalu dan Masa Depan
Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Maria Theresia Ekawati Rahayu (Yayuk), menyampaikan apresiasi Pemkot. Ia menilai inisiatif ini patut dipuji karena memberikan makna baru pada pelestarian cagar budaya.
“Hadirnya studio imersif ini menandai sinergi harmonis antara warisan budaya dan teknologi modern. Melalui teknologi visual dan interaktif, sejarah kota dapat dihidupkan dan dirasakan secara mendalam oleh masyarakat, khususnya generasi muda Surabaya,” ujar Yayuk.
Menurutnya, Studio Imersif ini menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa depan, tempat cerita sejarah dikisahkan kembali dengan cara yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini.
Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut, menjadikan Gedung Singa sebagai ruang edukatif dan inspiratif.












