“SETIAKIN hadir untuk merespons kebutuhan akan lembaga pendidikan tinggi formal bagi pemeluk agama Khonghucu,” ujar Nurudin, seraya menambahkan bahwa pendirian kampus ini merupakan langkah strategis dalam merealisasikan pendidikan keagamaan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan.
Kampus ini telah melaksanakan rekrutmen mahasiswa angkatan pertama secara terbuka dari berbagai provinsi, dengan dua program studi unggulan: Komunikasi dan Penyiaran Khonghucu serta Pendidikan Agama Khonghucu.
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, turut menyambut baik peresmian ini. Ia menyatakan Pemerintah Provinsi hadir dan mendukung penuh pendirian sekolah percontohan ini sebagai komitmen nyata untuk mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi pelajar agama Khonghucu. (Wa/kmng)



