Menurutnya, warisan intelektual Bung Karno bukan sekadar bagian dari masa lalu, tetapi menjadi kompas moral dan ideologis bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai bentuk ketimpangan global yang muncul hari ini.
“Gagasan besar itu masih sangat relevan. Bung Karno mengajarkan bahwa kedaulatan bangsa hanya bisa ditegakkan bila rakyatnya berdaulat secara ekonomi, politik, dan budaya,” tegasnya.
Hasto juga menyinggung fenomena kepemimpinan muda di dunia, seperti Mamdani, wali kota muda yang terpilih di New York, sebagai simbol bangkitnya generasi baru yang mampu menantang kapitalisme global dengan idealisme sosial dan moral.
“Di tengah arus kapitalisme global yang kian kuat, dunia masih memerlukan pemimpin-pemimpin yang berani memadukan idealisme dan keberanian moral. Itu semangat yang dulu ditunjukkan Bung Karno, dan sekarang menjadi tugas anak muda Indonesia untuk melanjutkannya,” ujarnya.












