Mojokerto, cakrawalanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi pada Selasa (4/11/2025). Apel ini menjadi simbol kesiapan Pemkab dalam mengantisipasi potensi bencana alam akibat perubahan musim dan cuaca di wilayah Bumi Majapahit.
Apel Kesiapsiagaan dipimpin oleh Wakil Bupati Mojokerto, Moch. Rizal Octavian (Mas Wabup), dan dihadiri jajaran Forkopimda. Dalam arahannya, Mas Wabup mengimbau seluruh elemen masyarakat, baik pemerintahan, swasta, maupun swadaya, untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan edukasi terkait ancaman bencana.
”Saya mengajak seluruh elemen yang berperan dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Mojokerto agar dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terutama dalam hal kesiapsiagaan menghadapi bencana, karena menjaga keselamatan jiwa adalah hal yang utama,” tegasnya.
Selain itu, Mas Wabup juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kebencanaan dari media sosial. Ia menyarankan warga untuk mengikuti informasi cuaca dan kebencanaan dari media sosial dan website resmi Pemkab Mojokerto yang terpercaya guna menghindari miskomunikasi atau berita palsu (hoax) yang dapat menimbulkan kepanikan.
Mas Wabup membeberkan bahwa Kabupaten Mojokerto termasuk daerah rawan bencana hidrometeorologi. Hal ini disebabkan oleh beragamnya bentang alam, mulai dari tiga sungai besar (Brantas, Lamong, Sadar) dengan 61 anak sungai, hingga gugusan pegunungan di wilayah selatan dan timur (Anjasmoro, Welirang, Arjuno, dan Penanggungan).
Mengutip slogan BNPB, Mas Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian alam di Bumi Majapahit ini secara bersama-sama.(wan/red)
Pemkab Mojokerto Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi



