Ia mengakui ucapannya tidak pantas dan memutuskan untuk mundur dari tim media sosial Wali Kota Eri Cahyadi.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat dan Bapak Wali Kota atas ucapan saya yang keliru. Tidak ada maksud untuk menyinggung atau menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya dalam keterangan klarifikasi singkat.




