“Kalau kita lihat, kasihan RPH. Dengan dividen sekitar Rp1 miliar lebih dan beban yang besar, pendapatannya saja belum nutut,” ujar, Selasa (21/10).
Ia menjelaskan, perpindahan lokasi operasional turut berimplikasi pada peningkatan ongkos distribusi dan produksi olahan daging. Bila tidak ada kebijakan kompensasi atau insentif, potensi defisit akan terus mengintai.
“Operasional transportasi dan produksi olahan daging otomatis naik biayanya. Kalau tidak dipertimbangkan, RPH bisa mengalami penurunan kinerja dan defisit,” tegasnya.












