“Golkar tidak boleh berhenti menyiapkan generasi penerus. Dari sinilah lahir calon pemimpin publik yang membawa semangat karya nyata dan pengabdian,” tambahnya.
Capaian ini menjadi momentum penting bagi Golkar Jatim untuk terus meneguhkan peran sebagai partai modern yang adaptif terhadap perubahan zaman dan terbuka bagi generasi muda.
“Di usia ke-61, Golkar membuktikan bahwa semangat pembaruan, regenerasi, dan pengabdian tetap menyala dari Jawa Timur, untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.







