Wali Kota Eri pun mengimbau para pemuda untuk tidak melewatkan peluang tersebut. Menurutnya, beasiswa ini merupakan bentuk nyata perhatian pemkot terhadap masa depan generasi muda Surabaya. “Beasiswa ini adalah kesempatan emas. Silakan manfaatkan program ini untuk mewujudkan cita-cita kalian meraih pendidikan tinggi,” pesannya.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga sedang mempertimbangkan perluasan program hingga ke perguruan tinggi swasta (PTS). Langkah tersebut diambil sebagai upaya agar semua kalangan tetap mendapat kesempatan menempuh pendidikan, meskipun tidak diterima di PTN.
“Kami sedang mengkaji, kami (akan) lakukan untuk yang ada di perguruan tinggi swasta. Sehingga kami berharap anak-anak Surabaya yang hari ini mengalami kesulitan biaya dan tidak diterima di PTN, bisa kami bantu di PTS,” katanya.
Ia menambahkan, rencana ini sejalan dengan strategi jangka panjang Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkot ingin menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar penting pembangunan kota.
“Perguruan tinggi negeri yang sudah kita tetapkan, kita lanjut melakukan kajian, sehingga nanti tahun 2026 bisa kami lakukan untuk perguruan tinggi swasta,” tegasnya.

Penerima beasiswa untuk PTS nantinya juga akan tetap diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dengan demikian, bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjadi sarana pemerataan akses pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa peningkatan kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 didorong oleh tingginya animo masyarakat.











