Lebih jauh, Dedi menekankan pentingnya teladan dari elit politik dan pejabat publik. Menurutnya, hampir semua pimpinan partai telah memberi instruksi agar kader tidak bersikap berlebihan di ruang publik.
“Bagi ASN dan pemerintah Jawa Timur, mari kita tunjukkan budaya adiluhung, tata krama yang baik. Jangan menonjolkan sesuatu secara berlebihan. Apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang sulit, sehingga potensi kecemburuan sosial cukup tinggi. Mari kita jadi pemimpin yang memberi teladan dengan sikap yang baik,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, ia berharap seluruh pihak dapat menjaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif, meski aspirasi publik tetap berjalan. (Caa)












