“Boleh menyampaikan aspirasi, tapi salurkan dengan cara yang elok. Ini rumah kita, mari dijaga dengan cinta. Jangan sampai kita merusak diri sendiri. Grahadi itu bukan sekadar aset pemerintah, tapi simbol kultur Jawa Timur,” tegas anggota DPRD Jatim dari Dapil Sidoarjo itu.
Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, dirinya sudah bertemu dengan kelompok Cipayung Plus dan pemuda lintas iman untuk mengajak semua pihak menahan diri, menjaga pikiran, serta menyatukan energi demi kebaikan bersama.
“Alhamdulillah, kami sudah berdialog dengan berbagai elemen. Intinya, kita harus sama-sama memahami kondisi saat ini, menyatukan tenaga dan pikiran untuk menjaga Jawa Timur agar lebih sehat dan maju,” jelasnya.












