Bagi pasien yang terkonfirmasi, disarankan menjalani isolasi mandiri minimal tujuh hari sejak timbulnya ruam, dengan pemantauan petugas kesehatan bersama aparat kelurahan dan RT/RW.
Selain itu, pemberian Vitamin A juga dianjurkan untuk mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan. Jika kondisi penderita memburuk, seperti anak tampak sangat lemas atau mengalami penurunan kesadaran, maka harus segera dirujuk ke rumah sakit.
Nanik berpesan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, mulai dari menggunakan masker saat sakit, menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.
Ia juga menekankan kepada orang tua untuk memastikan anak mendapat imunisasi Campak-Rubela sesuai jadwal, mulai dari dosis pertama di usia 9 bulan, booster pada usia 18 bulan, hingga dosis tambahan di kelas 1 SD/MI melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
“Imunisasi Campak-Rubela (MR) dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Klinik, maupun Rumah Sakit, baik milik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.



