“Perlu diketahui bahwa 93% air Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya berasal dari Brantas,” imbuhnya dalam keterangan tertulis yangbditerima redaksi Rabu (30/07/2025).
Sebanyak 50 pohon cemara ditanam dalam kegiatan ini. Jenis pohon tersebut dipilih karena kemampuannya menyerap polusi dan memperkuat struktur tanah di sekitar sumber air.
Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Prof Dr Unti Ludigdo, didampingi Prof Dr Gadis Meinar selaku Ketua LPPM Universitas Airlangga, menyoroti pentingnya edukasi publik soal keberadaan dan peran vital Sungai Brantas yang mengalir melintasi 17 kota/kabupaten dari Batu hingga Gresik dan Surabaya.
“Pengetahuan masyarakat tentang asal usul dan pentingnya DAS Brantas bagi kehidupan perlu kita tingkatkan agar muncul kepedulian untuk mau menjaganya. Kondisi alam di hulu harus selalu dijaga karena kerusakannya akan berdampak pada menurunnya ketersediaan air di seluruh daerah aliran sungai, terutama di hilir,” kata Prof Unti.












