Surabaya. Cakrawalanews.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendorong sosialisasi program Koperasi Merah Putih (KMP) secara lebih masif di tingkat desa. Hal ini dilakukan menyusul masih banyaknya persoalan teknis serta minimnya pemahaman di kalangan pelaksana, mulai dari kepala desa, pengurus BUMDes, hingga pengurus koperasi. Hal ini disampaikan oleh Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Guntur Wahono dikonfirmasi, minggu (20/7/2025).
Lebih lanjut ia, juga menyoroti lemahnya sinergi antar unsur pelaksana di desa yang menyebabkan implementasi program KMP belum berjalan optimal. “Kami melihat masih ada persoalan terkait KMP ini. Belum ada sinkronisasi dan pemahaman yang sepadan antara kepala desa, direktur BUMDes, dan ketua koperasi. Setelah mendapat legalitas, mereka belum tahu langkah selanjutnya,” kata Guntur.
Guntur yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim ini menilai, meski KMP memiliki semangat besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, pelaksanaannya di lapangan masih penuh tantangan. Ia menyebut banyak kepala desa bingung dengan tanggung jawab program ini, terutama karena keterlibatan dana desa sebagai jaminan awal pengembangan koperasi.













